Bingkai Adaptasi: (Dari Kiri) Para Ustad; H. Muh. Hasanuddin Saleh, LaR, Muh. Ilham Saleh, Mashur, Jamhar (Anchok), dan Suddin Aly Oleh: LaR Malam 17 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Al-Amanah Liabuku terasa berbeda. Panggung bukan hanya menjadi tempat pertunjukan, tetapi berubah menjadi ruang perjumpaan—tempat para pengabdi merayakan kemerdekaan dengan cara yang sederhana, hangat, dan penuh makna. Di tengah suasana Asatidz Show , kami ikut berpartisipasi dan memeriahkan malam kemerdekaan. Hadir Ustad H. Muh. Hasanuddin Saleh, LaR, Muh. Ilham Saleh, Ustad Mashur, Jamhar (Anchok), dan Suddin Aly . Kami berdiri bersama di atas panggung, bukan karena merasa paling pandai tampil, melainkan karena ingin menikmati satu hal yang jauh lebih penting: kebersamaan. Sebab hidup di pondok adalah seni menyesuaikan langkah. Di pesantren, setiap orang datang dengan karakter, kebiasaan, pengalaman, dan cara berpikir yang berbeda. Tetapi semuanya dipertemukan oleh satu irama: pengabdian. Ad...