Langsung ke konten utama

Postingan

𝐌𝐞𝐧𝐮𝐧𝐠𝐠𝐮 𝐝𝐢 𝐁𝐞𝐫𝐚𝐧𝐝𝐚 𝐈𝐥𝐦𝐮: 𝐊𝐞𝐭𝐢𝐤𝐚 𝐀𝐥𝐮𝐦𝐧𝐢 𝐌𝐞𝐧𝐲𝐚𝐤𝐬𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐋𝐚𝐡𝐢𝐫𝐧𝐲𝐚 𝐋𝐮𝐥𝐮𝐬𝐚𝐧 𝐊𝐚𝐦𝐩𝐮𝐬 𝐒𝐓𝐈𝐒 𝐒𝐀𝐖

  Bingkai Ceria: (Tampak Dari Kiri), Ustad Hasan Bahrun, Ustad Bahtiar, LaR, Ustad La Ode Ibrahim, Ustad Harun Rijali . Oleh: LaR Jumat, 10 Juli 2026, menjadi hari yang menyimpan makna lebih dari sekadar rangkaian agenda akademik. Di Aula Pondok Pesantren Al-Syaikh Abdul Wahid, suasana terasa berbeda. Para mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Al-Syaikh Abdul Wahid bersiap menapaki salah satu gerbang penting dalam perjalanan intelektual mereka: **Ujian Komprehensif dan Munaqasyah (Skripsi)** Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) dan Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhsiyyah). Di sudut aula, saya duduk berbincang bersama sahabat-sahabat seperjuangan, sesama alumni Pondok Al-Syaikh Abdul Wahid: Ustad Bahtiar, Ustad La Ode Ibrahim, Ustad Harun Rijali, dan Ustad Hasan Bahrun. Kami tidak sedang menjadi penguji, bukan pula mahasiswa yang diuji. Kami hanya menjadi saksi—saksi perjalanan sebuah lembaga yang dahulu kami kenal hanya dengan bangunan sederhana, kini perlahan mela...
Postingan terbaru

​𝐏𝐞𝐬𝐚𝐧 𝐃𝐫. 𝐇𝐮𝐠𝐮𝐚, 𝐌.𝐋𝐢𝐧𝐠 (𝐖𝐚𝐠𝐮𝐛 𝐒𝐮𝐥𝐭𝐫𝐚): 𝐌𝐞𝐦𝐚𝐡𝐚𝐭 𝐉𝐢𝐰𝐚 𝐒𝐩𝐢𝐫𝐢𝐭𝐮𝐚𝐥 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐡𝐚𝐭 𝐝𝐢 𝐖𝐢𝐬𝐮𝐝𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐝𝐚𝐧𝐚 𝐒𝐓𝐈𝐒 𝐀𝐥-𝐒𝐲𝐚𝐢𝐤𝐡 𝐀𝐛𝐝𝐮𝐥 𝐖𝐚𝐡𝐢𝐝

Bingkai Pesan: 𝐃𝐫. 𝐇𝐮𝐠𝐮𝐚, 𝐌.𝐋𝐢𝐧𝐠 Oleh: LaR (Penggiat Literai) Pemandu Pengetahuan Minggu, 12 Juli 2026 menjadi hari yang bersejarah bagi keluarga besar Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Al-Syaikh Abdul Wahid. Aula kampus dipenuhi wajah-wajah yang memancarkan rasa syukur. Di balik toga yang dikenakan para wisudawan, tersimpan kisah panjang tentang perjuangan, doa, air mata, dan harapan. Hari itu bukan sekadar prosesi akademik, tetapi sebuah penegasan bahwa ilmu pengetahuan adalah jalan panjang menuju pengabdian. Di tengah suasana yang khidmat, hadir Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Dr. Hugua, M.Ling., yang memberikan sambutan penuh inspirasi. Beliau tidak hanya berbicara kepada para wisudawan, tetapi juga menitipkan arah bagi masa depan pendidikan tinggi Islam di Kepulauan Buton dan Sulawesi Tenggara. Beliau mengingatkan bahwa perguruan tinggi bukan sekadar tempat mencetak sarjana. Kampus adalah ruang lahirnya manusia yang utuh—manusia yang memiliki pengetahuan, amal, spir...

𝐒𝐞𝐛𝐮𝐚𝐡 𝐏𝐞𝐭𝐚 𝐉𝐚𝐥𝐚𝐧 𝐌𝐞𝐧𝐮𝐣𝐮 𝐒𝐓𝐈𝐒 𝐀𝐥-𝐒𝐲𝐚𝐢𝐤𝐡 𝐀𝐛𝐝𝐮𝐥 𝐖𝐚𝐡𝐢𝐝 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐔𝐧𝐠𝐠𝐮𝐥.

Komisaris Utama Bank Syariah Nasional, Prof. Dr. H. Bahrullah Akbar, M.B.A., CIPM Oleh: LaR (Penggiat Literasi) Minggu, 12 Juli 2026 bukan sekadar hari wisuda perdana bagi Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Al-Syaikh Abdul Wahid. Hari itu menjadi ruang perjumpaan antara mimpi dan kenyataan, antara perjuangan para pendiri dan harapan generasi penerus. Aula kampus dipenuhi wajah-wajah yang memancarkan syukur. Para wisudawan mengenakan toga kebanggaan, para dosen memancarkan senyum haru, dan para tamu undangan hadir membawa doa serta harapan untuk masa depan lembaga yang sedang bertumbuh. Di tengah rangkaian acara, suasana menjadi semakin hidup ketika Komisaris Utama Bank Syariah Nasional, Prof. Dr. H. Bahrullah Akbar, M.B.A., CIPM., menyampaikan orasi ilmiahnya. Beliau tidak memulai dengan bahasa yang kaku sebagaimana lazimnya pidato akademik. Sebaliknya, beliau membuka dengan pantun yang menghangatkan suasana. "Pagi Cerah di Pantai Kamali, Ombak Berbisik Membawa Harapan. Salam Hor...

𝐁𝐢𝐧𝐠𝐤𝐚𝐢 𝐒𝐢𝐥𝐚𝐭𝐮𝐫𝐚𝐡𝐦𝐢 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐞𝐭𝐚𝐡𝐮𝐚𝐧 𝐀𝐤𝐚𝐝𝐞𝐦𝐢𝐤: 𝐃𝐚𝐫𝐢 𝐖𝐢𝐬𝐮𝐝𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐝𝐚𝐧𝐚 𝐌𝐞𝐧𝐮𝐣𝐮 𝐏𝐞𝐫𝐚𝐝𝐚𝐛𝐚𝐧 𝐈𝐥𝐦𝐮

Oleh: LaR Minggu, 12 Juli 2026 menjadi salah satu hari yang akan dikenang dalam perjalanan sejarah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Al-Syaikh Abdul Wahid. Hari itu bukan sekadar prosesi wisuda perdana, melainkan perjumpaan gagasan, pengalaman, dan cita-cita yang berhimpun dalam satu bingkai besar: membangun peradaban melalui ilmu pengetahuan Di aula yang dipenuhi senyum haru para wisudawan, orang tua, dosen, dan tamu undangan, terasa bahwa setiap langkah menuju panggung wisuda bukanlah perjalanan yang singkat. Di balik selembar ijazah, tersimpan ribuan jam belajar, doa yang dipanjatkan di penghujung malam, air mata ketika menghadapi kesulitan, serta pengorbanan keluarga yang tak pernah berhenti menguatkan. Momentum itu menjadi bingkai silaturahmi pengetahuan akademik. Sebuah ruang di mana ilmu tidak berhenti sebagai teori di dalam buku, tetapi bertemu dengan pengalaman hidup, kebijakan, kepemimpinan, dan harapan akan masa depan yang lebih baik. Hadir Ketua Yayasan Pendidikan Nurul Hu...

𝐃𝐚𝐫𝐢 𝐌𝐢𝐦𝐩𝐢 𝐒𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐀𝐲𝐚𝐡 𝐋𝐚𝐡𝐢𝐫 𝐂𝐚𝐡𝐚𝐲𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐚𝐝𝐚𝐛𝐚𝐧: 𝐉𝐞𝐣𝐚𝐤 𝐏𝐨𝐧𝐝𝐨𝐤 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐓𝐈𝐒 𝐀𝐥-𝐒𝐲𝐚𝐢𝐤𝐡 𝐀𝐛𝐝𝐮𝐥 𝐖𝐚𝐡𝐢𝐝

Bingkai Terinspirasi: Ketua Yayasan Pendidikan Nurul Huda STIS Al-Syaikh Abdul Wahid   Wisuda perdana Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Al-Syaikh Abdul Wahid (Minggu, 12/07/2026) bukan sekadar seremoni akademik. Ia adalah peristiwa sejarah yang memperlihatkan bagaimana sebuah mimpi sederhana, yang dahulu hanya bersemayam di hati seorang ayah, perlahan menjelma menjadi cahaya yang menerangi generasi. Di balik toga yang dikenakan para wisudawan, ada doa yang tak pernah putus, ada air mata perjuangan, ada pengabdian yang panjang, dan ada cita-cita besar yang diwariskan dari satu generasi kepada generasi berikutnya. Dalam sambutannya pada Wisuda Perdana STIS Al-Syaikh Abdul Wahid, Ketua Yayasan Pendidikan Nurul Huda, KH. Abdul Rasyid Sabirin, Lc., M.A., mengajak seluruh hadirin untuk kembali membuka lembaran sejarah lahirnya lembaga ini. Beliau menegaskan bahwa STIS Al-Syaikh Abdul Wahid tidak dapat dipisahkan dari rahim yang melahirkannya, yaitu Pondok Pesantren Al-Syaikh Abdul Wahi...

𝐖𝐢𝐬𝐮𝐝𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐝𝐚𝐧𝐚 𝐒𝐓𝐈𝐒 𝐀𝐥-𝐒𝐲𝐚𝐢𝐤𝐡 𝐀𝐛𝐝𝐮𝐥 𝐖𝐚𝐡𝐢𝐝: 𝐊𝐞𝐭𝐢𝐤𝐚 𝐂𝐢𝐭𝐚-𝐂𝐢𝐭𝐚 𝐏𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐌𝐞𝐧𝐣𝐞𝐥𝐦𝐚 𝐆𝐞𝐧𝐞𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐚𝐛𝐝𝐢

Dr. Falah Sabirin M.A.Hum Oleh: LaR . Ada peristiwa yang tidak hanya layak dikenang sebagai sebuah agenda seremonial, tetapi juga pantas dicatat sebagai bagian dari sejarah panjang sebuah perjuangan. Wisuda Perdana Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Al-Syaikh Abdul Wahid adalah salah satunya. Di balik senyum para wisudawan, di balik gema takbir dan ucapan selamat yang mengalun di aula, tersimpan kisah panjang tentang doa yang tidak pernah berhenti dipanjatkan, pengabdian yang tidak mengenal lelah, serta cita-cita besar yang terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Dalam laporan Ketua STIS Al-Syaikh Abdul Wahid, Dr. Falah Sabirin, Lc., M.A.Hum., terpancar rasa syukur yang begitu mendalam. Bukan sekadar rasa bangga karena berhasil meluluskan angkatan pertama, tetapi rasa haru karena dapat menyaksikan sebuah mimpi yang dahulu tampak jauh kini berdiri nyata di hadapan mata. Wisuda perdana ini bukan hanya tentang mahasiswa yang berhasil meraih gelar sarjana. Lebih dari it...

𝐈𝐣𝐚𝐳𝐚𝐡 𝐁𝐨𝐥𝐞𝐡 𝐃𝐢𝐠𝐞𝐧𝐠𝐠𝐚𝐦, 𝐈𝐥𝐦𝐮 𝐇𝐚𝐫𝐮𝐬 𝐌𝐞𝐧𝐣𝐞𝐥𝐦𝐚 𝐌𝐚𝐧𝐟𝐚𝐚𝐭

Bingkai Pengetahuan: (Dari Kiri) Rahman, Muh. Ilham Saleh, Ziaddi n Oleh LaR Jumat, 10 Juli 2026. Sore itu, langit di atas Kampus STIS Al-Syaikh Abdul Wahid tampak lebih teduh dari biasanya. Angin berembus perlahan, seakan ikut mengantar satu fase kehidupan yang telah selesai dilalui. Di ruang-ruang ujian yang sejak pagi dipenuhi ketegangan, kini perlahan berubah menjadi ruang penuh senyum, pelukan, dan ucapan syukur. Muh. Ilham Saleh, Rahman, dan Ziaddin akhirnya menyelesaikan ujian skripsi sekaligus mengikuti yudisium. Sebuah perjalanan panjang yang tidak lahir dalam semalam. Di balik toga yang kelak dikenakan, ada malam-malam yang dipenuhi doa, ada lembar-lembar buku yang dibaca hingga larut, ada revisi yang berkali-kali diperbaiki, serta ada air mata yang diam-diam jatuh karena lelah. Hari itu bukan sekadar penanda berakhirnya masa kuliah. Hari itu adalah awal perjalanan baru. Ijazah memang penting. Ia menjadi pintu untuk memasuki banyak kesempatan. Namun, lebih penting daripada se...